Ini adalah ulasan jujur saya tentang filler bahu yang saya lakukan di Korea.


Sejak masuk masa pubertas, aku mulai sangat peduli dengan penampilan.
Waktu itu semua orang benar‑benar terobsesi dengan visual, dan semua temanku memakai selotip kelopak mata.
Kalimat yang paling membuatku stres adalah:
“Kayaknya wajahmu agak besar ya.”
Mendengarnya sekarang pun tetap menyakitkan, apalagi waktu aku masih kecil. Aku sering pulang ke rumah sambil menangis.
Begitu dewasa, prosedur pertama yang kulakukan bukan operasi mata atau hidung,
tapi contouring wajah. Sekarang kupikir itu keputusan yang bodoh…
Karena aku bukan dari bidang kecantikan, aku tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk terlihat lebih cantik.
Lalu temanku yang bekerja sebagai konsultan di klinik estetika menyarankan filler bahu.
Aku bahkan tidak sadar kalau bahuku sempit.
Dia merekomendasikan klinik, aku mencobanya, dan ternyata bahu itu sepenting contour wajah.
Wajah terlihat lebih kecil, tubuh bagian atas lebih proporsional, dan lengan terlihat lebih ramping.
Benar‑benar efek 3‑in‑1.
Ini pertama kalinya aku melakukan prosedur, dan tingkat kepuasannya setara dengan operasi.
Untuk ulasan yang jujur, aku meminta foto langsung dari klinik dan mengunggahnya tanpa edit.
Dulu aku selalu memakai kaos oversize, tapi musim panas ini aku pasti pakai tank top dan crop top.
You can view the original post and see the before‑and‑after photos at the link below.
⭐ Source: Naver Café “병원발품백과대사전” (Korean community)





