Sekarang saya mengerti mengapa orang di AS rela antre untuk UltraClear — ulasan perawatan dari Korea.

UltraClear di Amerika sampai harus menunggu setahun, dan sekarang aku paham alasannya! Ini reviewku setelah 3 minggu.
Aku selalu stres dengan pori‑pori dan tekstur tidak rata di area butterfly zone, apalagi saat makeup.

Karena klinik ini adalah yang pertama membawa UltraClear ke Korea dan dokternya ikut mengembangkan mesinnya sebagai global key doctor,
aku langsung booking di Cheongdam Éclat tanpa ragu. Konsultasinya sangat profesional dan bikin percaya.

Sebelum tindakan, kulitku dipersiapkan dengan Corege dan LDM untuk hasil yang lebih sinergis. Selama prosedur ada angin dingin terus menerus, jadi masih bisa ditahan. Tapi setelah selesai, wajahku panas dan merah selama 1–2 jam, bahkan ada sedikit titik darah.
(Dengan krim regenerasi yang dipakai rajin, dua hari sudah tenang!)

Hari ke‑3 sampai ke‑5 kulit jadi kasar dan muncul keropeng kecil — fase “jelek”.
Tapi kalau melewati ini, hasilnya luar biasa. Minggu ke‑2 kulit mulai halus, dan minggu ke‑3 benar‑benar seperti kulit telur.
Kelihatan kan perbedaan sebelum‑sesudah di foto?
Bekas luka lebih dangkal dan glow dari dalam itu gila banget.
Sekarang tanpa concealer pun makeup nempel bagus hanya dengan base ringan. Aku bahagia setiap lihat cermin. Kalau kamu punya masalah tekstur atau pori‑pori seperti aku, wajib coba!
You can view the original post and see the before‑and‑after photos at the link below.
⭐ Source: Naver Café “병원발품백과대사전” (Korean community)





